Media Informasi Pemuda Peduli Dhuafa Gresik (PPDG) || Website: www.pemudapedulidhuafa.org || Facebook: Pemuda Peduli Dhuafa Gresik || Twitter: @PPD_Gresik || Instagram: Pemuda Peduli Dhuafa Gresik || Email: ppd.gresik@gmail.com || Contact Person: 0838-3199-1684 || Nomor Rekening: 0335202554 BNI a.n. Ihtami Putri Haritani || Konfirmasi Donasi di nomor telepon: 0857-3068-6830 || #SemangatBerkarya #PPDGresik

Senin, 05 Mei 2014

Belajar dari Para Pemalas

Betapa buruk dan payahnya jika ada orang yang mendapatkan stempel sebagai seorang pemalas. Karena yang namanya malas, orientasinya sudah pasti lebih menjurus kearah kegagalan dikarenakan ketidakmanfaatan waktu yang digunakan. Waktunya sering terbuang sia-sia. Tapi dilain sisi (yang positif dari keberadaan para pemalas ini), ternyata ada beberapa hal yang patut kita contoh dari mereka. Bukan berarti kita harus mencontoh sifat malasnya dan jadi pemalas, karena dari beberapa hal, rupanya para pemalas ini bisa dibilang seorang penggagas dan pemberi ide bagi orang diluar orang malas.

Lebih selektif
Dalam hal memilih sesuatu, terutama yang ada kaitannya dengan kata kerja, orang yang malas pasti akan memilih-milih mana yang sebaiknya dilakukan, mana yang lebih efektif, mana yang lebih ringan dan tanpa resiko namun menguntungkan. Dan dalam hal ini, mereka berbakat.

Selalu ada waktu
“Karena kami pemalas, kami selalu ada waktu jika diajak untuk kumpul bersama teman-teman.”
Ini merupakan solusi bijak untuk orang-orang sibuk yang tidak punya banyak waktu untuk sekedar berkumpul dengan teman-teman, apalagi keluarga. Ketika anda sedang senggang, cobalah cari seorang teman pemalas yang bisa diajak jalan-jalan atau ngobrol. Orang sibuk jangan diharapkan.

Punya banyak ide
Selain ide, pemalas juga pasti punya ide dan mimpi, dan kadang mimpinya jauh lebih tinggi dari orang yang bukan pemalas. Oleh karena itu, ketika anda sedang kekurangan ide, carilah atau mintalah ide dari mereka. Siapa tahu sesuai dengan yang diharapkan dan anda bisa segera menerapkan ide tersebut, lalu biarkan si pemalas tersebut kembali ke aktifitas khayalinya. :-P
Karena semalas apapun orang, meski fisiknya tidak aktif, tapi otaknya selalu aktif.

Punya banyak teman dan sahabat
Seperti pada nomor dua, mereka selalu ada waktu untuk kumpul bersama teman-temannya, entah dari kalangan pemalas atau bukan. Karena salah satu kebiasaan mereka saat sedang jenuh, yang dicari adalah teman atau sahabat.

Menikmati hobi
Memancing merupakan hobi yang santai. Karena saat sedang menunggu ikan makan umpan, kita bisa menunggu sambil bermalas-malasan. Selain itu, beberapa pemalas yang hobi baca buku bisa menghabiskan banyak waktu untuk membaca. Atau nonton film, mengunjungi even tertentu dan hobi lain yang tidak makan banyak tenaga.

Selalu bisa tidur semaunya
Kebiasaan ini adalah yang paling buruk dari yang sering dilakukan para pemalas. Tapi manfaat yang dapat diambil dari mereka dari nomor enam ini, setidaknya kita yang sibuk juga bisa memanfaatkan waktu untuk istirahat tidur, tapi kapasitas waktu untuk tidurnya pasti nggak sebanyak yang dihabiskan para pemalas donk.. soal waktu, kapanpun bisa dilakukan saat serangan kantuk benar-benar sedang akut, karena ini adalah signal bahwa mata dan fisik sudah sangat lelah dan butuh diistirahatkan barang 30 menit atau dua jam, tergantung waktu. Bukan dalam waktu yang kurang tepat untuk tidur lo…
Dari lima poin tersebut, mungkin pembaca ada yang berminat atau tertarik untuk belajar dari mereka para pemalas, atau ada yang ingin mencari teman pemalas yang “produktif”. Tapi bagaimanapun juga, tidak sepatutnya kita harus bermalas-malasan, dalam artian tidak menghabiskan waktu untuk seperti itu. karena malas juga punya waktu dan tempat sendiri-sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar