Media Informasi Pemuda Peduli Dhuafa Gresik (PPDG) || Website: www.pemudapedulidhuafa.org || Facebook: Pemuda Peduli Dhuafa Gresik || Twitter: @PPD_Gresik || Instagram: Pemuda Peduli Dhuafa Gresik || Email: ppd.gresik@gmail.com || Contact Person: 0838-3199-1684 || Nomor Rekening: 0335202554 BNI a.n. Ihtami Putri Haritani || Konfirmasi Donasi di nomor telepon: 0857-3068-6830 || #SemangatBerkarya #PPDGresik

Rabu, 23 April 2014

Anak Kecil Jadi Tukang Parkir

Beberapa hari yang lalu, Ika membeli sesuatu disebuah toko. Toko ini berada dipinggiran jalan, daerah tersebut tidak ada tukang parkir dihari-hari biasanya adi sering ketempat pertokoan ini, ya sama Ika #salahfocus
Pada saat adi selesai urusan dengan ika #Masah salah focus, seseorang kembal menaiki sepeda motor dan saat itu lah ada sesuatu pikiran yang menggangu saya. Adi sikecil bocah polos itu mendekati seseorang pemuda dan adi berkata “Om mana uang parkirnya”. Tangan si adi pun menadang kearah seorang pemuda. Dan itu lah yang menggangu sipemuda itu. Pemuda pun heran dengan anak kecil itu (adi sibocah polos). Oh iya memang si adi orangnya kecil dia sekitar umur 6 tahunan, tetapi sikapnya dewasa saat mencari duit. Pemuda itu pun memberikan uang parkir yang diminta adi, nak adi, saya tidak ada uang 1.000 (kata sipemuda itu.)
Menurut teman-teman semua,salahkah pemuda itu memberikan uang kepada adi?teman pemuda itu mengatakan kalau misalnya perbuatan saya salah,pertama pemuda itu begitu bodohnya iya dengan mudahnya”dipalak”oleh seorang anak kecil(adi). Kedua saya akan disalahin tentang dunia perparkiran. Ketiga saya sudah merusak cita-cita sianak kecil itu bahwa hidup ini tidak perlu bermuluk-muluk. Yang terakhir saya akan dituduh merusak pembagian secara adil, anak kecil mendapatkan duit. Kalo itu pendapatan teman saya yang paling konyol tapi masuk akal juga, karena anak kecil jaman sekarang sudah bisa pegang uang besar. Pegang uang kecil sudah banyak yang menyalah gunakan untuk membil rokok, walaupun adi jadi pemarkir jalanan dia tidak berpakaian dekil tapi ia selalu berpakaian rapi dan mengkilap. Pemuda itu ragu untuk menuduh orang tuanya yang menyuruhnya jadi tukang parkir.
Sejarah: Adi itu anak yang tergolong tidak mampu atau orang miskin. Ia mempunyai orang tua yang bekerja , jadi yang menanggung semua kewajiban orang tuanya yaitu adi sendiri sampai adiknya pun dia yang menafkai sehingga ia berkerja sebagai tukang parkir ditokoh-tokoh deket rumah ia.
Profil :
Nama : Adi
Dia mempunyai seorang adik kandung
TTGL : Bekasi,16 juni 2008
Umur : 6 Tahun
Cita-cita : Ingin membahagiakan kedua orang tuanya
Kesimpulan : Dia melakukan penyipangan menjadi tukang parkirtapi dari penyimpangan tersebut dia menghasilkan hal yang positif untuk menafkai keluarganya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar