Media Informasi Pemuda Peduli Dhuafa Gresik (PPDG) || Website: www.pemudapedulidhuafa.org || Facebook: Pemuda Peduli Dhuafa Gresik || Twitter: @PPD_Gresik || Instagram: Pemuda Peduli Dhuafa Gresik || Email: ppd.gresik@gmail.com || Contact Person: 0838-3199-1684 || Nomor Rekening: 0335202554 BNI a.n. Ihtami Putri Haritani || Konfirmasi Donasi di nomor telepon: 0857-3068-6830 || #SemangatBerkarya #PPDGresik

Rabu, 25 Juni 2014

Ibu Hebat: Bagaimana Dapat Bertahan Hidup

Perjalan dengan commuterline dari serpong ke tanah abang mengoreskan suatu kisah yang dapat menyimpulkan bahwa seorang ibu itu “Hebat“.
Merekam perjalanan: ketika turun dari commuter, aku berbarengan berjalan keluar stasiun tanah abang dengan seorang ibu yang mengendong anak bayi kira-kira umur 5 bulan. Ibu itu juga mengendong tas yang penuh dengan termos air, payung dan lain-lain yang kelihatan tas itu penuh dan berat sekali.
Ketika melihat ibu itu, aku menyapa “mau dibantu ibu? ibu mau kemana?” jawab ibu itu, saya mau ke tanah abang belanja untuk toko” sehabis ibu itu berkata, saya tersentak dan berpikir - “bakal banyak lagi bawaan ibu ini” …
Lalu saya bertanya kembali “kasian bayinya bu dibawa ke tanah abang, apa tidak ada yang bantu menjaga di rumah?” jawab ibu itu..”tidak ada yang bisa jaga mba…”
Pengalaman tersebut dapat dikatakan merupakan representasikan kehidupan keluarga miskin dan rentan dimana karena ketidakcukupan pendapatan untuk menutupinnya sehingga suami dan istri harus mencari pendapatan. Akan tetapi kodrat perempuan yang terkait tubuh yaitu “hamil, melahirkan dan menyusui” membuat perempuan harus bekerja lebih keras daripada laki-laki.
Ibu ini tidak dapat menitipkan anaknya selain tidak ada yang menjaga juga harus menyusui. Proses-proses ini yang harus direkam untuk pembelajaran bahwa bagaimana perempuan dapat bertahan dan mengatasi segala kesulitannya dan tetap menjalankan peran-perannya.
Management anger dan menerima keadaan sepertinya menjadi kunci utama dari seorang ibu. Ibu lebih mengedepankan orang lain daripada dirinya sendiri itu tercermin dengan tidak memikirkan berapa banyaknya beban yang akan dibawa dari pasar tanah abang. Kalau letih pastikan orang akan timbul emosi, tapi management anger yang baik membuat seorang ibu dapat tetap melakukan perannya bahkan mungkin saja sampai rumah ibu tersebut memasak dan membersihkan rumah dan toko.
Sungguh pembelajaran nyata ini dapat memberikan gambaran yang mumpuni bahwa Ibu Hebat - dia dapat memberikan kunci bagaimana dapat bertahan hidup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar