Media Informasi Pemuda Peduli Dhuafa Gresik (PPDG) || Website: www.pemudapedulidhuafa.org || Facebook: Pemuda Peduli Dhuafa Gresik || Twitter: @PPD_Gresik || Instagram: Pemuda Peduli Dhuafa Gresik || Email: ppd.gresik@gmail.com || Contact Person: 0838-3199-1684 || Nomor Rekening: 0335202554 BNI a.n. Ihtami Putri Haritani || Konfirmasi Donasi di nomor telepon: 0857-3068-6830 || #SemangatBerkarya #PPDGresik

Senin, 07 Juli 2014

Nasib Bangsa Di Tangan Mahasiswa. Ingat Itu, Bung!

Gemerlap hajatan politik lima tahunan di negeri ini akan kembali digelar 9 Juli mendatang. Mahasiswa, sebagai komponen demokrasi – pun, mau tidak mau harus menjadi garda terdepan untuk menyukseskan pesta politik ini. Ya, mahasiswa.
Jika kita menyingkap dan membuka lembaran sejarah bangsa, maka pergumulan politik di negeri ini tidak akan lepas dari fundamental peran aktif mahasiswa.
Jika kita tilik secara gamblang, mahasiswa tidak hanya berstatus sebagai pelajar. Tetapi lebih daripada itu, mahasiswa menjadi komponen dan lokomotif utama untuk menyokong kemajuan suatu bangsa. Di Indonesia — di negeri yang konon kaya ini, mahasiswa terbukti telah menjadi pelopor sejarah dan kemerdekaan. Pada konteks politik Indonesia, lintasan orbit sejarah mencatat bahwa mahasiswa telah menjadi senjata pendombrak menuju era yang lebih baik nan penuh kemilau dengan gegap gempita.
Keahlian mahasiswa dalam menjalankan fungsinya sebagai agen perubahan danIntellectual Organic telah berhasil merontokkan kerajaan kepemimpinan Soekarno, mengobrak-abrik rezim Orde Baru (Orba), dan menggiring Indonesia ke era yang saat ini sedang bergulir bak bola panas.
Tak hanya itu, sejarah menunjukkan bahwa selain aktivitas gerakan yang berupa tuntutan-tuntutan terhadap persoalan internal sebuah perguruan tinggi, pergulatan politik mahasiswa juga mampu menemukan momentum-momentum besar yang menyebabkan keterlibatannya dalam perubahan politik nasional.
Karena itu, dewasa ini, ketika bangsa ini kian terkungkung dalam gelung yang penuh problema, sudah sepatutnya mahasiswa bersatu untuk kembali ke fitrah dan esensinya sebagai mahasiswa. Mahasiswa Indonesia – mahasiswa yang peduli terhadap nasib bangsa. Mahasiswa yang santer membahas masalah politik bangsa dan turut serta memberikan ide-ide cemerlang untuk membangun negeri yang kian pelik ini.
Hidup mahasiswa. Mari bersatu. Tentukan nasib bangsa ini melalui pemilu 2014. Pilih pemimpin yang mampu menjadi penyambung lidah bangsa Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar