Media Informasi Pemuda Peduli Dhuafa Gresik (PPDG) || Website: www.pemudapedulidhuafa.org || Facebook: Pemuda Peduli Dhuafa Gresik || Twitter: @PPD_Gresik || Instagram: Pemuda Peduli Dhuafa Gresik || Email: ppd.gresik@gmail.com || Contact Person: 0838-3199-1684 || Nomor Rekening: 0335202554 BNI a.n. Ihtami Putri Haritani || Konfirmasi Donasi di nomor telepon: 0857-3068-6830 || #SemangatBerkarya #PPDGresik

Minggu, 12 Januari 2014

Dua Sisi Mata Uang ; Kemiskinan dan Kesehatan

Sehat itu Hak setiap orang. Namun dalam keseharian kita banyak melihat terjadinya kesenjangan dalam pelayanan kesehatan, terutama oleh mereka yang tidak mampu. Walaupun pemerintah telah banyak mengeluarkan regulasi dan kebijakan dalam hal pembiayaan kesehatan, tetap saja kesenjangan dan diskriminasi layanan kesehatan masih terus terjadi. Hal ini disebabkan oleh karena kemiskinan masih terus terpelihara dengan baik ditengah kehidupan masyarakat kita. Miskin selalu identik dengan derajat kesehatan yang tidak baik. Miskin itu identik dengan penyakit cacingan, kudisan, TBC, diare, dll.
Kemiskinan adalah akar setiap persoalan kesehatan. Masyarakat miskin identik dengan lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat, perilaku dan kesadaran hidup sehat yang rendah, serta terbatasnya akses ke layanan kesehatan yang manusiawi. Semakin miskin dan kumuh sebuah komunitas masyarakat, bisa dipastikan derajat kesehatan mereka pun rendah, tak peduli mereka memiliki kartu berobat gratis atau tidak. Hal ini dikarenakan rendahnya kesadaran dan inisiatif hidup sehat mereka akibat kualitas sumber daya manusia yang pas-pasan. Dalam kondisi yang seperti itu maka upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan mereka adalah dengan cara memperbaiki tingkat kesejahteraannya. Semakin tinggi tingkat kesejahteraan masyarakat, dengan sendirinya akan semakin baik pula derajat kesehatan mereka. Jelas bahwa derajat kesehatan merupakan cerminan dari tingkat kesejahteraan masyarakat. Selama kemiskinan masih menggerogoti mayoritas masyarakat, selama itu pula permasalahan kesehatan akan terus ada dan mustahil bisa diperbaiki dengan hanya mengandalkan pada kebijakan-kebijakan sektoral yang berkaitan dengan lingkup kesehatan semata.

Sekali lagi, kemiskinan dan rendahnya derajat kesehatan masyarakat ibarat dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan satu dengan lainnya. Oleh karena itu langkah yang paling masuk akal untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat bukanlah dengan meningkatkan anggaran belanja untuk alat kesehatan yang justru menjadi lahan untuk korupsi, namun lewat upaya pengentasan kemiskinan. Perang melawan kemiskinan adalah pilihan bijak dalam memperbaiki derajat kesehatan masyarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar